Eksplorasi struktur geologi lereng, sistem uap fumarol, dan dinamika magma aktif Indonesia untuk kesiapsiagaan mitigasi dini.
Edukasi Mitigasi Bencana Nasional
Mengenang peristiwa kebencanaan besar yang pernah menguji ketangguhan bangsa Indonesia sebagai refleksi pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan terpadu.
Pada Minggu pagi pukul 07.58 WIB, gempa berkekuatan dahsyat mengguncang dasar laut Samudra Hindia di sebelah barat Sumatra. Selang 15-20 menit kemudian, gelombang tsunami setinggi 20-30 meter menyapu daratan hingga jarak beberapa kilometer ke pedalaman.
> 220.000 Korban Jiwa
Aktivitas Merapi meningkat tajam sejak awal Oktober 2010. Letusan eksplosif terbesar terjadi pada 5 November dini hari ketika luncuran awan panas guguran mencapai Kali Gendol hingga radius 15-18 km.
353 Korban Jiwa
Gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Palu-Koro memicu fenomena likuifaksi ekstrem, di mana tanah kehilangan kekuatan dan mengalir seperti cairan di Petobo dan Balaroa. Beberapa menit kemudian, tsunami setinggi 3-5 meter menerjang Teluk Palu.
4.340 Korban Jiwa
Guncangan gempa dangkal berdurasi 57 detik terjadi saat sebagian besar warga masih berada di dalam rumah pada pagi hari. Struktur bangunan tanpa kolom pengikat beton dan pondasi rapuh runtuh seketika.
6.234 Korban Jiwa
Pahami tanda-tanda alamiah sebelum bencana terjadi demi menyelamatkan diri dan keluarga dengan respon sedini mungkin. Klik pada kartu untuk membuka panduan komprehensif.
Pantau real-time sebaran gempa BMKG, gunung api aktif (Level III Siaga PVMBG), radar cuaca presipitasi hujan & angin satelit live, serta sebaran 40+ posko evakuasi dan RS rujukan nasional.
Struktur mitigasi berkesinambungan sebelum, saat, hingga setelah bencana melanda wilayah tempat tinggal Anda.
Fase Mitigasi & Pencegahan
Fase Tanggap Darurat
Fase Pemulihan Awal
Pastikan ransel tahan air Anda berisi 6 kompartemen esensial ini sebelum keadaan darurat:
Empat pilar pemulihan pascabencana untuk mengembalikan kestabilan sosial ekonomi dan membangun ketahanan masyarakat yang lebih adaptif.
Evaluasi mendalam mengenai dampak sosial, psikologis, dan kerugian ekonomi yang ditimbulkan serta pemetaan komprehensif bagi kebutuhan primer pengungsi.
Evaluasi kecepatan tanggap darurat, efektivitas rantai logistik bantuan pangan, serta koordinasi lintas lembaga medis lapangan dan tim SAR.
Penyempurnaan sistem sensor peringatan dini (Early Warning System), kurikulum simulasi bencana bagi sekolah, serta literasi mitigasi warga.
Rekonstruksi hunian tetap bersertifikasi tahan gempa, pemulihan sarana air bersih, dan pendampingan trauma healing bagi anak-anak terdampak.
Kutipan bermakna yang memperkuat komitmen kita untuk senantiasa hadir dan saling menguatkan dalam menghadapi ujian alam.
Mahasiswa Sistem Informasi yang berdedikasi membangun platform edukasi mitigasi bencana demi masyarakat Indonesia yang lebih tangguh dan berdaya.
Pengembangan backend, arsitektur frontend interaktif, integrasi database darurat, dan keandalan performa sistem.
Riset pengguna, perancangan desain antarmuka responsif, kurasi visual, perancangan prototipe interaktif, dan identitas merek.
Kami terus berkembang. Sampaikan kritik, tanggapan, atau rekomendasi fitur edukasi Anda untuk melindungi masyarakat lebih baik lagi.
Pantau arah angin siklon, badai tropis, suhu permukaan laut, dan akumulasi curah hujan